Kamis, 28 Oktober 2010

Waiting For The End




This is not the end
This is not the beginning
Just a voice like a riot
Rocking every revision
But you listen to the tone
And the violent rhythm
Though the words sound steady
Something emptys within em

We say yeah

With fists flying up in the air
Like we’re holding onto something that’s invisible there
Cuz we’re living at the mercy of the pain and the fear
Until we dead it forget it
Let it all disappear

Waiting for the end to come
Wishing I had strenght to stand
This is not what I had planned
It’s out of my control

Flying at the speed of light
Thoughts were spinning in my head
So many things were left unsaid
It’s hard to let you go

I know what it takes to move on
I know how it feels to lie
All I wanna do is trade this life for something new
Holding on to what I haven’t got

Sitting in an empty room
Trying to forget the past
This was never meant to last
I wish it wasn’t so

What was left when that fire was gone
I thought it felt right but that right was wrong
All caught up in the eye of the storm
And trying to figure out what it’s like moving on

And I don’t even know what kind of things I said
My mouth kept moving and my mind went dead
Picking up those pieces now where to begin
The hardest part of ending is starting again

All I wanna do is trade this life for something new
Holding on to what I haven’t got

This is not the end
This is not the beginning
Just a voice like a riot
Rocking every revision
But you listen to the tone
And the violent rhythm
Though the words sound steady
Something emptys within em

We say yeah

With fists flying up in the air
Like we’re holding onto something that’s invisible there
Cuz we’re living at the mercy of the pain and the fear
Until we dead it forget it
Let it all disappear

Phone Icon

Kamis, 22 Juli 2010

****

Menatap pagi.....
Secerah sinarnya yang hangat.....
Beri ku kekuatan tuk jalani hari.....
semangat yang membuat ku melupakan gelapnya malam .....
Dengan sinarnya aku berharap sinarnya kan berikan ku secercah harapan.....
Harapan tuk bisa slalu menatap sinarnya....
Walau tak ada yang abadi, tapi aq yakin sinarnya kan slalu sinari pagi ku.....


Meski sinarnya bukan di tujukan hanya tuk ku seorang......
Karena sinarnya menyinari semua orang....
Semua orang juga inginkan sinarnya....
ku kan berusaha tuk jadi yang pertama mendapatkan sinarnya.....
Walupun tak mungkin.....
Tapi hanya dengan sinarnya ku dapat mengawali hariku.....
Dengan sinarnya ku bisa merasa hangat....
Dengan sinarnya ku bisa .......

Senin, 12 Juli 2010

Hmmm. . . . . .

mungkinkah. . .
memahami tanpa menjelaskan. . .
bicara tanpa terucap. . .
Tahu tanpa haruz diceritakan. . .


Terkadang . . .
Bicara bukan tuk didengar. . .
Mendegar bukan tuk di rasa. . .
Merasa bukan tuk difikir. . .
Memikir bukan tuk ku bayangkan. . .

Tak semua tindakan berdasarkan logika. . . . .
Karena Terkadang tindakan berdasarkan hati yg tulus . . . . .
Yang terjadi karena refleks sentuhan dihati. . .

Hmmm. . .Hanya sebuah impian aku rasa tak mungkin ada di dunia ini. . .

Senin, 14 Juni 2010

KU. . . . . 15-06-2010

Berjalan ku terhenti. . . . .
Terhenti ku terdiam. . . . .
Terdiam ku berfikir. . . . .
Berfikir ku terbayang. . . . .
Terbayang ku tersadar. . . . .
Tersadar ku beranjak. . . . .
Beranjak ku berlari. . . . .
Berlari ku menjauh. . . . .
Menjauh ku menghilang. . . . .
Menghilang ku pun lenyap.


Bermimpi ku bahagia. . . . .
Bahagia ku terhenti. . . . .
Terhenti ku tersadar. . . . .
Tersadar ku terbangun. . . . .
Terbangun ku berfikir. . . . .
Berfikir ku tak percaya. . . . .
Tak percaya ku ternyata. . . . .
Tenyata ku bermimpi. . . . .


Termenung ku berfikir. . . . .
Berfikir ku terbayang. . . . .
Terbayang ku terhanyut. . . . .
Terhanyut ku tersadar. . . . .
Tersadar ku terucap. . . . .
Terucap ku merasa. . . . .
Merasa ku bercermin. . . . .
Bercermin ku melihat. . . . .
Melihat ku tertawa. . . . .
Tertawa ku kebenaran. . . . .
Kebenaran ku terbukti. . . . .
Terbukti ku berharap. . . . .
Berharap ku terbiasa. . . . .
Terbiasa ku jalani . . . . .
Jalani ku berhati-hati. . . . .
Berhati-hati ku melangkah. . . . .
Melangkah ku meyakini. . . . .
Meyakini ku berdoa. . . . .
Berdoa ku semoga. . . . .

Minggu, 13 Juni 2010

Setengah-setengah. . . . . . 14-06-2010


Aku rasa setengah. . . . .
Aku melihat setengah. . . . .
Aku merasa dia setengah dengan aku. . . . .


Mengapa semuanya setengah. . . . .
Apa sebabnya semuanya menjadi setengah. . . . .
Sampai kapan semuanya setengah. . . . .


Haruskah hatimu jadi setengah. . . . .
Mengapa size yang ada di hatimu tak kau tambah setengah. . . . .
Dan tak bisa kah hati yang setengah kau tambahkan sedikit saja agar tak setengah. . . . .
Mungkin aku tak boleh memaksa. . . . . .
Mungkin karena hanya aku yang merasa. . . . .
Atau karena aku yang semua ini jadi setengah. . . . .


Setengah. . . . .
Jika benar semua setengah . . . .
Haruskah aku jalani dengan setengah juga. . . . .
Sampai kapan semua ini setengah. . . . . .
Aku benci setengah. . . . . .
Aku mau kau tak setengah. . . . . .

Biasa


Senin biasa, Pagi biasa, suasana biasa. . . . .


Senin biasa Dengan cuaca yang tak biasany dingin, dingin yang di sebabkan penghuni kelas yang sangat sedikit, tak sebanding dengan jumlah ac yang ada, sehingga membuatku yang biasa menjadi tak biasa. . . . .


Pagi biasa dengan Dosen yang tak biasa berbicara dengan contoh-contoh yang umum tapi menurut sudut pandang dia, tapi menurut aku itu semua adalah contoh-contoh yang tak umum karena aku belum biasa. Adai saja aku terbiasa, dengan semua hal Yang biasa!.


Suasana yang tak biasa, Tapi aku harus terbiasa, begitu banyak tugas tak biasa yang menumpuk dan harus di kerjakan, haruskah aku membiasakan dengan semua ini, aku masih biasa, belum terbiasa, ingin membiasakan.!.


Semua yang biasa. . . . .Aku mau terbiasa dengan semua ini, tapi aku mau semuanya tak biasa. . . . .